Ini isi dari presentasinya Selasa lalu. Tidak semua orang bisa menjadi entrepreneur(wirausahawan). Semua itu hanya bergantung pada pilihan kita dan kesempatan yang ada. Maksudnya, bisa saja kita memang memilih untuk bekerja pada suatu perusahaan daripada bekerja sebagai wirausahawan atau mungkin kita ingin menjadi wiraswasta tapi kita tidakpernah punya kesempatan.
Tapi untuk menjadi seorang entrepreneur diperlukan 2 hal mendasar yang penting, yaitu persiapan dan perencanaan apa yang akan kita lakukan nanti dengan baik serta kemampuan untuk mengeksekusi masalah dengan baik. Sebagai entrepreneur, kita akan memiliki banyak masalah, maka kita harus mempersiapkan diri agar kita bisa menghadapi masalah dengan baik. Selain itu, sebagai entrepreneur, kita sering dihadapkan pada bermacam2 pilihan yang harus kita putuskan, oleh karena itu diperlukan kemampuan untuk menentukan pilihan yang lebih menguntungkan. Jika salah satu tidak terpenuhi, maka dapat menimbulkan kegagalan bagi entrepreneur.
Untuk menjadi seorang entrepreneur kita harus juga memiliki sikap berani untuk mencoba, selalu memotivasi diri jika terjadi kegagalan, dan belajar dari kegagalan. Untuk itu diperlukan ilmu pengetahuan, teknologi, industri, dan bisnis yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam meentukan pilihan. Selain itu diperlukan modal yaitu diri sendiri. Dalam kata lain, entrepreneurship memerlukan adanya 'menjual diri' dalam artian menjual kemampuan dan keahlian yang dapat memberikan sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain.